MODEL KOMUNIKASI ANTARBUDAYA PADA MASYARAKAT KETURUNAN ARAB DAN MASYARAKAT LOKAL DI KELURAHAN PANJUNAN KOTA CIREBON
AZMI HAKIM, 119100008 (2023) MODEL KOMUNIKASI ANTARBUDAYA PADA MASYARAKAT KETURUNAN ARAB DAN MASYARAKAT LOKAL DI KELURAHAN PANJUNAN KOTA CIREBON. Other thesis, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.
1. COVER.docx
Download (239kB)
5. BAB I.pdf
Download (111kB) | Preview
6. BAB II.pdf
Download (209kB) | Preview
7. BAB III.pdf
Download (99kB) | Preview
Abstract
Model komunikasi antarbudaya merupakan suatu gambaran yang dibuat sistematis dalam suatu proses komunikasi yang dapat memberi penjelasan mengenai suatu proses komunikasi atau hubungan manusia yang memiliki latarbelakang budaya yang berbeda. Proses komunikasi masyarakat keturunan Arab dan masyarakat lokal di Kelurahan Panjunan Kota Cirebon dengan latar belakang budaya yang berbeda seperti perbedaan bahasa menjadi hal utama yang perlu diperhatikan untuk meminimalisir miss communication atau keliru dalam hal penafsiran dan gegar budaya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana model komunikasi antarbudaya yang digunakan serta untuk mengetahui hambatan masyarakat keturunan Arab dan masyarakat lokal di Kelurahan Panjunan Kota Cirebon dalam proses komunikasi.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode interview bebas terpimpin, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan data analisis data yang meliputi tahap reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan menarik kesimpulan atau verivikasi data (conclusion drawing atau verification). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model komunikasi antarbudaya yang terjadi pada masyarakat keturunan Arab dan masyarakat lokal di Kelurahan Panjunan Kota Cirebon adalah model komunikasi Gudykunst dan Kim yang berlangsung ketika masyarakat melakukan komunikasi sehari-hari dimana kedua nya sebagai penyandi (encoding) dan penyandi balik (decoding), saat menjadi penyandi masyarakat keturunan Arab masih sulit untuk tidak mencampur bahasa Indonesia dengan bahasa Arab pada saat menjadi penyandi balik masyarakat lokal mengalami kesulitan memahami pesan yang dimaksud sehingga menimbulkan miss communication. Kemudian terkait faktor penghambat dalam komunikasi antarbudaya masyarakat keturunan Arab dan masyarakat lokal di Kelurahan Panjunan Kota Cirebon tersebut adalah hambatan bahasa yang menjadi penghalang utama. Upaya masyarakat keturunan Arab dan masyarakat lokal di Kelurahan Panjunan Kota Cirebon saling menghormati dan mempelajari budaya lain, agar tidak terjadi kesalahpahaman dan tercipta komunikasi yang harmonis.
Kata Kunci : Model Komunikasi Antarbudaya, Masyarakat Keturunan
Arab, Masyarakat Lokal
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Political and Social Sciences > HA Communication Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Unnamed user with username fisip |
| Date Deposited: | 05 Aug 2025 09:44 |
| Last Modified: | 05 Aug 2025 09:44 |
| URI: | https://eprints.ugj.ac.id/id/eprint/1141 |
