PERSEPSI SUAMI TIDAK MEMENUHI KEWAJIBAN DI KELURAHAN MARGADADI KABUPATEN INDRAMAYU
Nova Yulisa, 119100017 (2023) PERSEPSI SUAMI TIDAK MEMENUHI KEWAJIBAN DI KELURAHAN MARGADADI KABUPATEN INDRAMAYU. Other thesis, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.
1. COVER.docx
Download (68kB)
5. BAB I.pdf
Download (121kB) | Preview
6. BAB II.pdf
Download (147kB) | Preview
7. BAB III.pdf
Download (151kB) | Preview
Abstract
Kasus Perceraian di Indonesia semakin meningkat Kajian tentang persfektif masyarakat terhadap pelaku kekerasan dalam rumah tangga di kelurahan Margadadi Kabupaten Indramayu Jawa Barat penting dilakukan akan berdampak pada streotipi, subordinasi hingga kekerasan terhadap perempuan, sehingga terjadi deskriminasi hingga marginalisasi perempuan yang dikonstruksi oleh laki-laki. Sebab itu, terjadinya problem-problem sosial terkait gender khususnya pada masyarakat di kelurahan Margadadi kabupaten Indramayu Jawa Barat bentuk diskriminasi kekerasan terhadap perempuan yang dimana salah satu superior dan inverior yang satu dianggap kuat dan yang satu dianggap lemah. Dan yang kuat inilah sering melakukan kekerasan terhadap yang lemah. Kekerasan dalam rumah tangga merupakan manifestasi dari konstruksi gender, untul iti ditemukan solusi dalam masalah dengan metode kualitatif agar nantinya bisa ditemukan jawaban pro atau kontra terhadp suami yang tidak pernah memberikan nafkah terhadap istri.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sensasi, atensi, interpretasi, faktor-faktor dan dampak yang terjadi pada suami tidak bertanggung jawab terhadap keluarga di Kelurahan Margadadi Kabupaten Indramayu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunbakan Teknik wawancara dengan 4 orang informan di Kelurahan Margadadi Kabupaten Indramayu.
Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sensasi yang diterima oleh informan sangat berfokus terhadap kasus suami yang tidak memenuhi kewajiban keluarganya hal tersebut termasuk dalam penelantaran perempuan dan anak. Adapun tensi dari motif yang paling menonjol yaitu kayulia faktor ekonomi yang sangat berpengaruh dalam berumah tangga. Persepsi antara kedua belah pihak dalam memahami masalah yang terjadi agar tidak ada kesalahan dalam berkomunikasi serta perbedaan persepsi dalam menyelesaikan sebuah permasalahan hingga faktor ekonomi yang belum matang mempengaruhi suami tidak bertanggung jawab terhadap istri hal ini dapat dampak ke psikis anak dan istrinya.
keyword : Analisis Persepsi, Kekerasan, Kewajiban, Perceraian, Suami
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Political and Social Sciences > HA Communication Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Unnamed user with username fisip |
| Date Deposited: | 06 Aug 2025 07:57 |
| Last Modified: | 06 Aug 2025 07:57 |
| URI: | https://eprints.ugj.ac.id/id/eprint/1238 |
