Login | Create Account

ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDER PEIRCE PERBEDAAN FANTASI SEKSUAL DAN PELECEHAN SEKSUAL DALAM SCENE FILM “DEAR DAVID” PADA PLATFORM NETFLIX

Puja Monica Rahayu, 119100081 (2023) ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDER PEIRCE PERBEDAAN FANTASI SEKSUAL DAN PELECEHAN SEKSUAL DALAM SCENE FILM “DEAR DAVID” PADA PLATFORM NETFLIX. Other thesis, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
1. Cover.docx

Download (258kB)
[thumbnail of Bab 1]
Preview
Text (Bab 1)
5. Bab 1.pdf

Download (191kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2]
Preview
Text (Bab 2)
6. Bab 2.pdf

Download (217kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3]
Preview
Text (Bab 3)
7. Bab 3.pdf

Download (275kB) | Preview

Abstract

Pandangan tabu masyarakat mengenai seks mengartikan bahwa dalam realitas kehidupan masyarakat, informasi tentang seks ini masi terasa kurang sehingga menyebabkan stigma seks yang tabu. Film “Dear David” merupakan film yang mengangkat topik fantasi seksual dan pelecehan seksual yang dibawakan dengan cerita yang ringan ini dan dapat menjadi ruang edukasi untuk memahami perbedaan antara fantasi seksual dengan pelecehan seksual dalam scene film “Dear David”.
Semiotika Charles Sander Peirce melalui konsep trikotominya memaknai tanda melalui tiga unsur yaitu; sign atau representament, object, dan interpretant. Melalui konsep trikotomi Charles Sander Peirce penelitian ini bertujuan untuk dapat memahami perbedaan fantasi seksual dan pelecehan seksual dalam scene film “Dear David”.
Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dekskriptif peneliti berusaha memahami makna yang terkandung dalam data yang dikumpulkan melalui tahap observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian kualitatif deskriptif bertujuan untuk menggambarkan fenomena atau kejadian dengan sebaik-baiknya.
Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan, film “Dear David” yang berdurasi 118 dengan menggunakan konsep trikotomi Charles Sander Peirce, peneliti menemukan perbedaan antara fantasi seksual dan pelecehan seksual dalam scene film “Dear David”. Fantasi seksual merupakan sebuaah imajanisasi yang dapat membangkitkan gairah seksual seseorang dan hanya ada didalam pikirannya saja, sementara pelecehan seksual merupakan Tindakan fisik maupun non-fisik, verbal maupun non-verbal yang dilakukan kepada orang lain dengan tidak memiliki konsen yang sama dengan orang tersebut.

Kata kunci : Fantasi seksual, Film, Pelecehan seksual, Scene, Semiotika

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Political and Social Sciences > HA Communication Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Unnamed user with username fisip
Date Deposited: 06 Aug 2025 08:56
Last Modified: 06 Aug 2025 08:56
URI: https://eprints.ugj.ac.id/id/eprint/1251

Actions (login required)

View Item
View Item