IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGANAN KEMACETAN DI KOTA CIREBON (Studi Kasus di Jalan Pekiringan)
DEWI KUSUMAH, 118090088 (2022) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGANAN KEMACETAN DI KOTA CIREBON (Studi Kasus di Jalan Pekiringan). Other thesis, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.
1. COVER.docx
Download (272kB)
5. BAB I.pdf
Download (312kB) | Preview
6. BAB II.pdf
Download (217kB) | Preview
7. BAB III.pdf
Download (362kB) | Preview
Abstract
Penulis melakukan penelitian dengan judul “Implementasi Kebijakan Penanganan Kemacetan di Kota Cirebon ( Studi Kasus di Jalan Pekiringan)”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan di lokasi penelitian yang harus di cari solusinya. Menurut Peraturan Daerah Kota Cirebon Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas menimbang bahwa sesuai dengan Pasal 95 ayat (1) huruf d Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pemerintah Daerah Kota Cirebon diberi Kewenangan untuk mengatur Penetapan Kebijakan Pengguna Jaringan Jalan dan Gerakan Lalu Lintas. Implementasi Kebijakan Penanganan Kemacetan di Kota Cirebon bertujuan untuk mengurangi kemacetan di Kota Cirebon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana implementasi kebijakan penanganan kemacetan di Kota Cirebon, (2) hambatan apa saja dalam implementasi kebijakan penanganan kemacetan di Kota Cirebon, (3) upaya apa yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Cirebon dalam menangani kemacetan di Kota Cirebon.
Penelitian ini mengacu pada teori yang dikemukakan oleh George C. Edward III yang mempunyai empat faktor yang berperan penting dalam keberhasilan implementasi kebijakan. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk memperoleh data dan informasi peneliti melakukan wawancara dan observasi serta mengumpulkan dokumen-dokumen pelaksanaan kebijakan penanganan kemacetan. Selanjutnya peneliti melakukan analisis data menurut Miles and Huberman yang terdiri dari tiga tahap yaitu: reduksi data, penyajian data dan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa implementasi kebijakan penanganan kemacetan di Kota Cirebon sudah menerapkan empat dimensi yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi serta dengan indikatornya. Namun dari beberapa indikator masih belum ada yang berjalan dengan baik, antara lain kurangnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan-aturan yang berlaku. Sedangkan upaya yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan dalam menangani kemacetan yaitu mengkaji kembali penataan parkir, melakukan pengawasan rutin, melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang edukasi keselamatan dalam berlalu lintas, dan melakukan koordinasi dengan dinas atau pihak terkait lainnya.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Penanganan Kemacetan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Political and Social Sciences > HA Communication Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Publik |
| Depositing User: | Unnamed user with username fisip |
| Date Deposited: | 20 Aug 2025 07:15 |
| Last Modified: | 20 Aug 2025 07:15 |
| URI: | https://eprints.ugj.ac.id/id/eprint/1848 |
