Login | Create Account

PERANAN UNIT PELAYANAN PEREMPUAN DAN ANAK (PPA) DALAM MELAKUKAN PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL (STUDI KASUS DI POLRES KUNINGAN)

TIKA OKTAVIA, - (2022) PERANAN UNIT PELAYANAN PEREMPUAN DAN ANAK (PPA) DALAM MELAKUKAN PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL (STUDI KASUS DI POLRES KUNINGAN). Other thesis, UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI.

[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
TIKA OKTAVIA_118010135_SKRIPSI-4_watermark-17-34.pdf

Download (628kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
TIKA OKTAVIA_118010135_SKRIPSI-4_watermark-35-52.pdf

Download (851kB) | Preview
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
TIKA OKTAVIA_118010135_SKRIPSI-4_watermark-53-72.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (568kB)

Abstract

Kekerasan seksual ini tidak hanya terjadi di kota-kota besar yang relatif lebih maju kebudayaan dan kesadaran atau pengetahuan hukumnya, tapi juga terjadi di pedesaan yang relatif masih memegang nilai tradisi dan adat istiadat. Sebagaimana telah diketahui bahwa dalam perkembangan sosial dewasa ini, banyak terjadi kejahatan perkosaan terutama di kalangan masyarakat ekonomi lemah.
Permasalahan yang akan dibahas oleh penulis yaitu tentang bagaimana peranan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Kuningan dalam melakukan perlindungan bagi anak korban kekerasan seksual serta apa saja yang menjadi hambatan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak dalam melindungi kasus anak korban kekerasan seksual.
Metode penelitian dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kriminologi, jenis penelitian kualitatif, dan spesifikasi penelitian menggunakan desktriptif analitis. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan yang kemudian data dianalisis secara kualitatif. Kemudian teknik pengumpulan data menggunakan studi documenter, dan wawancara.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Peranan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak yang selanjutnya disingkat Unit PPA adalah unit yang bertugas memberikan pelayanan, dalam bentuk perlindungan terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban kejahatan dan penegakan hukum terhadap pelakunya. Sementara itu, yang menjadi hambatan Unit PPA adalah pihak korban yang merasa malu, pihak pelaku yang mengulur waktu untuk dimintai keterangan, kurangnya SDM Penegak Hukum, dan kurangnya pemahaman masyarakat terhadapnya adanya Unit PPA. Penyidik Anak harus bisa memenuhi syarat uji kompetensi di Polda, minimal sudah bekerja di Unit PPA selama 2 tahun atau lebih, dan memenuhi persyaratan pada UU SPPA.
Kata Kunci: Peranan, Unit PPA, Anak Korban Kekerasan Seksual.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Depositing User: Unnamed user with username fh
Date Deposited: 22 Apr 2025 09:22
Last Modified: 01 Oct 2025 04:23
URI: https://eprints.ugj.ac.id/id/eprint/227

Actions (login required)

View Item
View Item