IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BNN KOTA CIREBON DALAM PROGRAM REHABILITASI BAGI PENGGUNA NARKOBA (Studi Kasus di BNN Kota Cirbon)
DIAN AYU LESTARI, 116090001 (2020) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BNN KOTA CIREBON DALAM PROGRAM REHABILITASI BAGI PENGGUNA NARKOBA (Studi Kasus di BNN Kota Cirbon). Other thesis, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.
1. COVER.docx
Download (83kB)
5, BAB I.pdf
Download (218kB) | Preview
6. BAB II.pdf
Download (206kB) | Preview
7. BAB III.pdf
Download (168kB) | Preview
Abstract
Skripsi ini berjudul “Implementasi Kebijakan Badan Narkotika Nasional Kota Cirebon (BNN) Dalam Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika di Kalangan Remaja” yang merupakan hasil penelitian wawancara dan kepustakaan untuk menjawab pertanyaan: Bagaimana pengertian dan penerapan Implementasi kebijakan BNN Kota Cirebon dalam penanggulangan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja. Penanggulangan penyalahgunaan narkotika merupakan serangkaian upaya yang terkoordinasi dan terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana mekanisme implementasi kebijakan yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data yang dilakukan dengan tiga cara yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa data yang penullis gunakan ialah teknik deskriptif dimana dalam mengolah data kualitatif dilakukan melalui tiga tahap yakni tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Landasan teori yang penulis gunakan menggunakan landasan teori Implementasi Kebijakan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi kebijakan penanggulangan penyalahgunaan narkotika sudah dilaksanakan dengan baik meskipun terdapat beberapa indikator yang masih belum berjalan dengan baik. Indikator keberhasilan implementasi kebijakan tersebut dapat dilihat dari kesuksesan dalam pelaksanaan program itu sendiri, pemberian pelayanan bagi penyalahguna narkoba, kelengkapan setiap sarana dan prasarana penunjang program. Lalu indikator yang belum berjalan dengan baik juga terdapat disetiap dimensinya yakni berkaitan dengan (1) Komunikasi yang masih belum optimal yang dilakukan oleh para pelaksana kebijakan dengan audiens sehingga adanya miss komunikasi yang menjadi faktor penghambat implementasi kebijakan penanggulangan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja. (2) Sumber Daya yang masih belum memadai baik dari segi jumlah personil dan fasilitas sarana prasarana yang masih sangat kurang lengkap. (3) Disposisi masih berkaitan dengan belum optimalnya dimensi yang dijalankan. (4) Struktur Birokrasi yang sudah berjalan optimal atau belum optimal. Secara garis besar peneliti menemukan terdapat beberapa indikator dari ke empat dimensi tersebut yang masih berjalan belum optimal. Indikator yang masih belum berjalan dengan baik ialah terjadinya miss komunikasi yang dimana komunikasi belum berjalan dengan bai, juga jumlah amggota personil yang masih kurang, dan kurangnya kelengkapan fasilitas sarana dan prasarana di dalam pelaksanaan penanggulangan penyalahgunaan narkotika di Badan Narkotika Nasional Kota Cirebon.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Political and Social Sciences > HA Communication Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Publik |
| Depositing User: | Unnamed user with username fisip |
| Date Deposited: | 08 Sep 2025 01:58 |
| Last Modified: | 08 Sep 2025 01:58 |
| URI: | https://eprints.ugj.ac.id/id/eprint/2396 |
