ANALISIS KREDIBILITAS PENEGAK HUKUM: STUDI EFEKTIVITAS PROSES DIVERSI PADA KASUS ANAK DI CIAYUMAJAKUNING
Diah Irwany Indriyati, 120160040 (2022) ANALISIS KREDIBILITAS PENEGAK HUKUM: STUDI EFEKTIVITAS PROSES DIVERSI PADA KASUS ANAK DI CIAYUMAJAKUNING. Masters thesis, Universitas Swadaya Gunung Jati.
TESIS_DIAH IRWANY INDRIYATI_120160040.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Penelitian ini bertitik tolak kinerja Bapas Cirebon yang menangani kasus anak di lima daerah maka opsi yang logis kinerjanya sangat bergantung kepada kemampuan aparat penegak hukum selaku mitra kerjanya. Penegak hukum yang kapabel dalam menangani kasus diversi pada anak maka keberhasilan diversi akan semakin meningkat. Dalam penelitian ini membahas mengenai bagaimana pemetaan keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan diversi pada tingkatan penyidik, jaksa dan hakim? dan bagaimana gambaran tingkatan kredibilitas penegak hukum penyidik, jaksa dan hakim dalam pelaksanaan diversi? Partisipan dalam penelitian ini aparat penegak hukum penyidik, jaksa, hakim pada wilayah CIAYUMAJAKUNING. Pendekatan penelitian ini socio-legal dengan metode penelitian mixed methods menggunakan jenis desain sequential explanatory designs dengan hasil reliabilitas intrumen 0.79 (baik) dan analisis data menggunakan ANOVA.
Hasil penelitian ini ditemukan; (1) Keberhasilan pelaksanaan diversi paling banyak pada tahun 2020-2021 sebesar 85,89% adalah kota Cirebon, tahun 2021 sebesar 80% dan tahun 2022 paling banyak kabupaten Indramayu sebesar 75%. Sedangkan kegagalan pelaksanaan diversi tahun 2020 paling banyak dialami oleh kabupaten Indramayu yaitu 72,73%. Tahun 2021 kabupaten Cirebon sebesar 73% dan tahun 2022 kabupaten Majalengka sebesar 50%. Namun banyaknya kegagalan pelaksanaan diversi tahun ini berkaitan dengan belum meratanya dilakukannya diklat penanganan diversi pada para aparat penegak hukum di wilayah CIAYUMAJAKUNING dan pihak korban yang tidak menginginkan diversi (2) Kredibilitas penegak hukum pada wilayah CIAYUMAJAKUNING berada pada tahapan cukup yaitu 57,5% artinya aparat penegak hukum masih belum kapabel dalam menangani kasus anak. Rekomendasi dari penelitian ini perlu ada penelitian lebih lanjut tentang instrumen yang sudah dikembangkan yaitu kredibilitas penegak hukum agar kita bisa mengukur kredibilitas dari penegak hukum yang menangani kasus anak di seluruh Indonesia. Dan perlu adanya rumah aman pada setiap daerah-daerah khususnya wilayah CIAYUMAJAKUNING serta perlu ada satu sel khusus anak.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > Magister Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with username pasca |
| Date Deposited: | 11 Dec 2025 01:21 |
| Last Modified: | 11 Dec 2025 01:21 |
| URI: | https://eprints.ugj.ac.id/id/eprint/2988 |
