Kemampuan Kombinasi Konsentrasi Herbisida Bahan Aktif Parakuat Diklorida dan Adjuvan Urea terhadap Pengendalian Beberapa Kelompok Gulma
Ismat, Waheed and Deden, Deden (2026) Kemampuan Kombinasi Konsentrasi Herbisida Bahan Aktif Parakuat Diklorida dan Adjuvan Urea terhadap Pengendalian Beberapa Kelompok Gulma. Kemampuan Kombinasi Konsentrasi Herbisida Bahan Aktif Parakuat Diklorida dan Adjuvan Urea terhadap Pengendalian Beberapa Kelompok Gulma, 14 (1). pp. 501-510. ISSN 2598-0327
1261-Article Text-6536-1-10-20260410 (1).pdf
Restricted to Repository staff only until 20 April 2031.
Download (702kB)
Abstract
Gulma merupakan salah satu faktor utama penghambat produksi tanaman budidaya karena bersaing dalam penyerapan unsur hara, air, cahaya, dan ruang tumbuh. Pengendalian gulma secara kimia menggunakan herbisida banyak diterapkan, namun penggunaan dosis yang tidak tepat dan pemakaian satu bahan aktif secara terus-menerus dapat menurunkan efektivitas serta memicu resistensi gulma. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi herbisida paraquat diklorida dengan adjuvan urea terhadap pengendalian beberapa kelompok gulma serta menentukan kombinasi konsentrasi paraquat dan urea yang paling efektif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2025 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima belas perlakuan, yaitu kontrol (P0), paraquat 0,69 g/l tanpa adjuvan urea (P1), paraquat 1,38 g/l tanpa adjuvan urea (P2), paraquat 0,69 g/l + adjuvan urea 50 g/l (P3), dan paraquat 1,38 g/l + adjuvan urea 50 gr/l (P4) pada tiga kelompok gulma yaitu gulma daun sempit (Jajagoan, Echinochloa crusgalli) (J), gulma golongan teki (Teki, Cyperus rotundus) (T), dan kelompok gulma daun lebar (Krokot, Portulaca oleracea) (K) dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi paraquat dan adjuvan urea berpengaruh nyata terhadap pengendalian kelompok gulma. Efek perlakuan kombinasi paraquat dan adjuvan urea konsentrasi 1,38g/l + Urea 50 g dan konsentrasi 0,69 g/l + Urea 50 g/l pengaruhnya tidak berbeda nyata terhadap pengendalian kelompok gulma dengan perlakuan konsentrasi 1,38 g/l tanpa urea. Perlakuan paraquat 0,69 g/l + Urea 50 g/l merupakan perlakuan paling efektif karena kombinasi dosis rendah paraquat dengan urea lebih efisien dan direkomendasikan untuk pengendalian gulma yang efektif dan berkelanjutan.
Kata kunci: Paraquat diklorida; adjuvan urea; pengendalian gulma; efikasi herbisida; kelompok gulma.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | waheed ismat |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 06:10 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 06:10 |
| URI: | https://eprints.ugj.ac.id/id/eprint/3291 |
