Login | Create Account

Identifikasi Penyakit pada Tahap Roguing dan Panen Benih Tanaman Tembakau (Nicotiana Tabacum L.) Varietas Tegar A1, Tegar D2, dan Himar di Kebun Sumber Benih

Trisnaningsih, Umi and Ambarita, Albert Antonius (2026) Identifikasi Penyakit pada Tahap Roguing dan Panen Benih Tanaman Tembakau (Nicotiana Tabacum L.) Varietas Tegar A1, Tegar D2, dan Himar di Kebun Sumber Benih. Paspalum : Jurnal Ilmiah Pertanian, 4 (1): -. pp. 491-500. ISSN 2598-0327

[thumbnail of Identifikasi Penyakit pada Tahap Roguing dan Panen Benih Tanaman Tembakau (Nicotiana Tabacum L.) Varietas Tegar A1, Tegar D2, dan Himar di Kebun Sumber Benih] Text (Identifikasi Penyakit pada Tahap Roguing dan Panen Benih Tanaman Tembakau (Nicotiana Tabacum L.) Varietas Tegar A1, Tegar D2, dan Himar di Kebun Sumber Benih)
1259-Article Text-6530-1-10-20260410.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 April 2031.

Download (598kB)
Official URL: https://doi.org/10.35138/paspalum.v14i1.1259

Abstract

Tahap roguing dan panen benih merupakan fase kritis dalam produksi benih tembakau karena berpengaruh langsung terhadap kemurnian genetik dan mutu benih. Serangan penyakit pada tahap ini berpotensi menurunkan kualitas benih serta menjadi sumber penyebaran patogen ke generasi berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis penyakit serta membandingkan tingkat serangan penyakit pada tanaman tembakau varietas Tegar A1, Tegar D2, dan Himar di kebun sumber benih. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni– Agustus 2025 di tiga lokasi kebun sumber benih, yaitu Kecamatan Banyuresmi (Kabupaten Garut), Sukawening (Kabupaten Garut), dan Pacet (Kabupaten Bandung). Metode yang digunakan adalah survei deskriptif dengan pengamatan langsung terhadap 500 tanaman pada masing-masing varietas. Identifikasi penyakit dilakukan berdasarkan gejala visual lapangan yang dibandingkan dengan pedoman standar perbenihan tembakau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyakit utama yang ditemukan meliputi layu bakteri (Ralstonia solanacearum), lanas (Phytophthora nicotianae), dan penyakit virus seperti Cucumber mosaic virus (CMV), Tobacco Mosaic Virus (TMV), dan Tobacco Leaf Curl Virus (TLCV). Tingkat serangan penyakit berbeda antar varietas, di mana varietas Himar menunjukkan tingkat serangan terendah dibandingkan varietas Tegar A1 dan Tegar D2. Keberhasilan pembangunan kebun sumber benih tembakau tidak hanya ditentukan oleh varietas unggul, tetapi juga oleh kesesuaian lingkungan dan manajemen ekosistem pertanaman secara menyeluruh.

Item Type: Article
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: ALBERT ANTONIUS AMBARITA
Date Deposited: 23 Apr 2026 08:23
Last Modified: 23 Apr 2026 08:23
URI: https://eprints.ugj.ac.id/id/eprint/3303

Actions (login required)

View Item
View Item