Login | Create Account

TANGGUNG JAWAB HUKUM DEBITOR DALAM PENGGUNAAN PAY LATER SEBAGAI SISTEM PEMBAYARAN DALAM HAL TERJADINYA WANPRESTASI

FINA NOVIA, 118010094 (2022) TANGGUNG JAWAB HUKUM DEBITOR DALAM PENGGUNAAN PAY LATER SEBAGAI SISTEM PEMBAYARAN DALAM HAL TERJADINYA WANPRESTASI. Other thesis, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.

[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
BAB_1.pdf

Download (270kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
BAB_2.pdf

Download (306kB) | Preview
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB_3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (195kB)

Abstract

Peneliti dalam skripsi ini membahas terkait dengan tanggung jawab hukum debitor
dalam penggunaan pay later sebagai sistem pembayaran dalam hal terjadinya
wanprestasi. Pilihan judul ini dilatarbelakangi oleh belum jelasnya peraturan yang
mengatur mengenai sistem pembayaran pay later ini.
Karya tulis ini mengangkat rumusan masalah: (1) Bagaimana bentuk penyelesaian
sengketa oleh kreditor terhadap debitor wanprestasi dalam penggunaan Pay Later?
(2) Bagaimana tanggung Jawab hukum debitor pengguna Pay Later sebagai sistem
pembayaran apabila terjadi wanprestasi?
Jenis penelitian yang penulis pilih adalah yuridis normatif dengan metode
pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan analisis
(analytical approach). Bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang diperoleh
oleh penulis kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik interpretasi
gramatikal dan sistematis sehingga akan mengetahui bagaimana tanggung jawab
hukum debitor terhadap risiko wanprestasi dalam sistem pembayaran yang
menggunakan Pay Later.
Hasil penelitian dengan menggunakan metode diatas telah diperoleh jawaban,
bahwa debitor yang melakukan perbuatan wanprestasi wajib bertanggungjawab
mutlak kepada kreditor. Sehingga debitor diwajibkan untuk membayar penggantian
biaya, kerugian, dan bunga sesuai dengan yang terdapat dalam Pasal 1243
KUHPerdata Prinsip tanggung jawab dalam transaksi elektronik juga telah
dijelaskan dalam Pasal 21 Ayat (2) Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008
tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dalam pasal tersebut jelas diatur
bahwa segala akibat hukum dalam pelaksanaan Transaksi Elektronik adalah para
pihak yang terlibat langsung dalam transaksi tersebut.

Kata Kunci: Tanggung Jawab Hukum, Pay Later, Wanprestasi

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Depositing User: Unnamed user with username fh
Date Deposited: 23 Apr 2025 07:23
Last Modified: 23 Apr 2025 07:23
URI: https://eprints.ugj.ac.id/id/eprint/333

Actions (login required)

View Item
View Item