MODEL PENYELESAIAN KASUS PENELANTARAN ANAK DI POLRESTA CIREBON
GADING CHRISTANTO, 118010214 (2022) MODEL PENYELESAIAN KASUS PENELANTARAN ANAK DI POLRESTA CIREBON. Other thesis, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.
BAB_1.pdf
Download (303kB) | Preview
BAB_2.pdf
Download (356kB) | Preview
BAB_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (172kB)
Abstract
Anak merupakan karunia dari Tuhan yang harus dirawat dan dididik sebagai bekal sumber daya karena merupakan kekayaan yang tak ternilai harganya. Seorang anak sudah seharusnya mendapat perlindungan dari orang tuanya dan terlepas dari perbuatan-perbuatan penelantaran. Penelantaran anak merupakan praktik pelepasan tanggung jawab dan klaim atas keturunan dengan cara illegal. Pada umum nya penelantaran anak yang dilakukan oleh orangtua kandung terjadi karena ketidak sadaran orang tua bahwa secara tidak langsung
orangtua tersebut telah melakukan penelantaran terhadap anaknya. Contohnya seperti kasus yang terjadi di Kecamatan Pabuaran Kabupaten Cirebon. Seorang Ibu menelantarkan ke 4 Orang anaknya yang masing-masing berusia 5 tahun, 3 tahun, 1,5 tahun, serta 6 bulan. Dimana hal tersebut sangat bertentangan dengan Undang-undang nomor 35 tahun 2014 jo Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Serta bertentangan dengan Undang-undang nomor 23
tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.
Permasalahan yang akan dibahas oleh penulis yaitu tentang bagaimana bentuk penelantaran anak oleh orang tua kandung serta bagaimana model penyelesaian kasus penelantaran anak di Polresta Cirebon.
Metode penelitian yang telah mengacu pada permasalahan penelitian tentang kasus penelantaran anak di Polresta Cirebon menggunakan metode pendekatan yuridis empiris, dimana spesifikasi penelitian ini bersifat kualitatif
yang mengacu pada objek penelitian dengan cara mendeskripsikan. Objek penelitian tersebut adalah kasus penelantaran anak di Polresta Cirebon, dengan jenis dan sumber datanya menggunakan data primer dan data sekunder yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Kemudian teknik pengumpulan datanya yakni dengan kepustakaan serta wawancara dengan para pihak yang terkait dengan kasus penelantaran anak tersebut. Serta metode analisis data dilakukan dengan analisis kualitatif yang disajikan dalam bentuk deskriptif.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk penelantaran anak oleh orang tua kandung yang terjadi di Kecamatan Pabuaran ini merupakan penelantaran fisik, penelantaran emosional, penelantaran medis, serta pengawasan yang tidak memadai. Serta model penyelesaian kasus penelantaran anak di
Polresta Cirebon telah diselesaikan dengan model penyelesaian restorative justice.
Kata Kunci : Anak, Penelantaran Anak, Penyelesaian Penelantaran Anak
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with username fh |
| Date Deposited: | 23 Apr 2025 07:53 |
| Last Modified: | 23 Apr 2025 07:53 |
| URI: | https://eprints.ugj.ac.id/id/eprint/339 |
