Login | Create Account

PENGARUH DOSIS PUPUK KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merrill) KULTIVAR DERAP 1

MUHAMMAD IMAM MAHSUN, 119110045 (2024) PENGARUH DOSIS PUPUK KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merrill) KULTIVAR DERAP 1. Other thesis, UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI.

[thumbnail of Bab 1-3] Text (Bab 1-3)
MUHAMMAD IMAM MAHSUN AZHARI 119110045.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Muhammad Imam Mahsun Azhari. 2024. Pengaruh Dosis Pupuk Kompos Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merril) Kultivar Derap 1. Dibawah bimbingan Umi Trisnaningsih dan Ismail Saleh

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kompos terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L. Merril) dan untuk dosis pupuk kompos manakah yang dapat memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai (Glycine max L. Merril). Penelitian ini dilaksanakan di area percobaan Al Zaytun Desa Mekarjaya Kecmatan Gantar Kabupaten Indramayu mulai bulan September sampai Desember 2023. Bahan yang digunakan untuk pembuatan pupuk kompos adalah kotoran ayam, kotoran sapi, limbah daun dan T richoderma sp. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang di uji adalah dosis pupuk kompos (K) yang terdiri dari sembilan taraf perlakuan, yaitu : K1 = 0 ton/ha, K2 = 2,5 ton/ha, K3 = 5 ton/ha, K4 = 7,5 ton/ha, K5 = 10 ton/ha, K6 = 12,5 ton/ha, K7 = 15 ton/ha, K8 = 17,5 ton/ha, K9 = 20 ton/ha. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 27 petak percobaan. Data hasil pengamatan diolah menggunakan analisis sidik ragam dan uji lanjut oleh Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) pemberian pupuk kompos memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai dalam hal tinggi tanaman 28 HST dan 35 HST, jumlah daun 28 HST dan 35 HST, volume akar 35 HST, panjang akar 35 HST, jumlah cabang produktif, bobot kering per tanaman, bobot kering per petak, bobot kering 100 biji tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah cabang; (2) Perlakuan pupuk kompos 20 ton/ha memberikan hasil rata-rata bobot kering per petak paling tinggi dengan hasil 1,25 kg/petak yang setara dengan (3,13 ton/ha).

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pupuk Kompos, Bahan Organik, Kedelai
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Unnamed user with username fp
Date Deposited: 24 Apr 2025 03:24
Last Modified: 24 Apr 2025 03:54
URI: https://eprints.ugj.ac.id/id/eprint/415

Actions (login required)

View Item
View Item