UPAYA PENEGAKAN HUKUM TERHADAP AKSI BALAP LIAR ANAK REMAJA OLEH KEPOLISIAN DI KABUPATEN MAJALENGKA
Nisbi Benensi, 118010146 (2022) UPAYA PENEGAKAN HUKUM TERHADAP AKSI BALAP LIAR ANAK REMAJA OLEH KEPOLISIAN DI KABUPATEN MAJALENGKA. Other thesis, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.
BAB_1.pdf
Download (470kB) | Preview
BAB_2.pdf
Download (518kB) | Preview
BAB_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (446kB)
Abstract
Fenomena balap liar anak remaja merupakan kegiatan yang sangat mengganggu ketertiban umum dan ini berulang kali terjadi di Kabupaten Majalengka tepatnya di jalan raya Gelanggang Generasi Muda Majalengka, maka dari itu pentingnya perumusan masalah yaitu bagaimana upaya penegakan hukum terhadap aksi balap liar anak remaja oleh kepolisian di Kabupaten Majalengka dan bagaimana hambatan dalam melaksanakan penegakan hukum terhadap aksi balap liar di Kabupaten Majalengka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya penegakan hukum terhadap aksi balap liar anak remaja oleh kepolisian di Kabupaten Majalengka dan untuk mengetahui bagaimana hambatan dalam melaksanakan penegakan hukum terhadap aksi balap liar anak remaja di Kabupaten Majalengka.
Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum Yuridis empiris, dilakukan dengan melaksanakan penelitian lapangan dan menggunakan pendekatan Kualitatif, yakni mengkaji hukum dari persfektif hukum sebagai gejala sosial, dengan analisis deskriptif kualitatif, penyajian hasil analisis dalam bentuk narasi dan pengambilan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian, upaya penegakan hukum terhadap aksi balap liar anak remaja oleh kepolisian di Majalengka, yaitu kepolisian di Majalengka melakukan rajia ke tempat lokasi balap liar tersebut dan jika ada pelaku balap liar yang tertangkap akan dibawa ke kantor polres Majalengka untuk dilakukannya upaya penegakan hukum dengan memberikan pembinaan kepada para pelaku tersebut juga akan dilakukan penahanan motor yang dipakai pelaku untuk dilakukan pengecekan surat-surat kendaraan dan terkadang diberikan sanksi sosial berupa push up dan melakukan kegiatan pemungutan sampah ditempat lokasi kejadian balap liar tersebut. Hambatan dalam melaksanakan upaya penegakan hukum terhadap aksi balap liar anak remaja di Kabupaten Majalengka, yaitu kekurangan personil dari kepolisian karena pada saat melakukan penangkapan ternyata ditempat lokasi kejadian banyak orang dan pada saat polisi datang berhamburan sehingga kesulitan bagi kepolisian untuk melakukan penangkapan dengan jumlah personil yang sedikit. Upaya penegakan hukum oleh kepolisian sudah dilakukan tetapi para remaja tersebut tidak mendapatkan efek jera dan masih tetap melakukan kegiatan balap liar tersebut.
Kata kunci : Penegakan hukum, balap liar, kepolisian
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with username fh |
| Date Deposited: | 28 Apr 2025 09:06 |
| Last Modified: | 28 Apr 2025 09:06 |
| URI: | https://eprints.ugj.ac.id/id/eprint/572 |
