PEMAKNAAN MASYARAKAT PEDESAAN PADA VIDEO KLIP “USAHA JEUNG DO’A” KARYA ENKA
BAHARUDY YUSUF, 119100006 (2023) PEMAKNAAN MASYARAKAT PEDESAAN PADA VIDEO KLIP “USAHA JEUNG DO’A” KARYA ENKA. Other thesis, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.
1. COVER.docx
Download (220kB)
5. BAB I.pdf
Download (218kB) | Preview
6. BAB II.pdf
Download (247kB) | Preview
7. BAB III.pdf
Download (452kB) | Preview
Abstract
Video klip “Usaha jeung Do’a” menggambarkan Enka sebagai seseorang yang berasal dari pedesaan merantau ke luar kota untuk mencari rezeki. Sekilas, video tersebut seakan-akan memperlihatkan realitas sosial bahwa apabila seseorang yang berasal dari pedesaan ingin mencapai kehidupan yang lebih baik, maka ia harus merantau ke luar kota. Hal tersebut menyiratkan adanya kesenjangan di antara harapan dan realitas bahwa masyarakat pedesaan dapat mencapai kehidupan yang lebih baik tanpa harus merantau ke luar kota. Kesenjangan tersebut merupakan hal yang mendasari peneliti untuk melakukan penelitian ini, dengan tujuan untuk mengetahui pemaknaan masyarakat pedesaan pada video tersebut. Oleh karena itu, pernyataan masalah dalam penelitian ini adalah belum diketahuinya pemaknaan masyarakat pedesaan pada video klip “Usaha jeung Do’a” karya Enka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma deskriptif. Adapun teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori analisis semiotika Roland Barthes. Dengan demikian, penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi makna denotasi, konotasi, dan mitos, yang terkandung dalam video klip “Usaha jeung Do’a” karya Enka, yang dilakukan untuk mencapai tujuan utama penelitian. Hasil penelitian ini bersumber dari studi dokumentasi dan observasi terhadap media yang diteliti dan wawancara terhadap beberapa anggota masyarakat yang berasal dari Desa Payung, Rajagaluh, Majalengka, sebagai sampel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa masyarakat pedesaan memaknai video tersebut sebagai gambaran realitas sosial bahwa bentuk usaha mencari rezeki tidak harus merantau ke luar kota atau menetap di pedesaan saja. Sebab, dalam berusaha, baik di perantauan maupun pedesaan, pasti ada tantangannya. Hal terpenting adalah, walaupun hidup dalam keterbatasan, sebagai manusia harus tetap memiliki cita-cita untuk dicapai. Pada prosesnya, pencapaian cita-cita tersebut dilakukan dengan mengerahkan semua potensi yang dimiliki dan memanfaatkan peluang sekecil apapun, juga senantiasa berjuang dan bekerja keras, memiliki kepercayaan diri, serta tidak berputus asa dan lupa untuk bersyukur. Selain itu, video tersebut dimaknai menyampaikan pesan terkait perlunya keseimbangan di antara berusaha dan berdoa, menikmati kesederhanaan dan kebersamaan, serta melestarikan budaya masyarakat pedesaan. Adapun pemaknaan tersebut mengandung beberapa mitos yang tergolong pada tiga konteks, yakni kehidupan dan budaya masyarakat pedesaan, kehidupan perantau dan proses di perantauan, serta bentuk dan proses berusaha.
Kata Kunci: Semiotika, Pemaknaan Masyarakat Pedesaan, Video Klip Enka, Usaha jeung Do’a
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Political and Social Sciences > HA Communication Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Unnamed user with username fisip |
| Date Deposited: | 06 Aug 2025 01:21 |
| Last Modified: | 06 Aug 2025 01:21 |
| URI: | https://eprints.ugj.ac.id/id/eprint/1146 |
