KOORDINASI CAMAT DALAM PELAKSANAAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN HARJAMUKTI KOTA CIREBON
SITI ANASTASYA NANDINI, 119090062 (2023) KOORDINASI CAMAT DALAM PELAKSANAAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN HARJAMUKTI KOTA CIREBON. Other thesis, universitas swadaya gunung jati.
1. COVER.docx
Download (181kB)
5. BAB I.docx
Download (28kB)
6. BAB II.docx
Download (50kB)
7. BAB III.docx
Download (27kB)
Abstract
Camat memiliki peran penting dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat di Wilayah Kecamatan. Tujuan dari pemberdayaan masyarakat adalah untuk memperdayakan masyarakat yang tidak mampu menjadi mampu untuk mengembangkan masyarakat itu sendiri menjadi lebih maju. Kecamatan Harjamukti merupakan kecamatan terluas di Kota Cirebon, namun pelaksanaan pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut masih kurang mendapat respon atau dukungan partisipasi dari masyarakat setempat. Hal ini di latar belakangi oleh pemahaman dan adat istiadat yang berbeda.
Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis mengenai Koordinasi Camat dalam pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon, faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat serta bagaimana upaya menyelesaikan hambatan-hambatan tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta menggunakan teknik triangulasi untuk mengecek keabsahan data penelitian. Dalam menyelesaikan penelitian ini peneliti menggunakan teori koordinasi menurut Handayaningrat bahwasanya Koordinasi yang baik terdiri atas lima dimensi : Adanya tanggung jawab, proses, Pengaturan Secara Teratur, Kesatuan Tindakan dan Tujuan Koordinasi.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, koordinasi yang telah dilakukan camat dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat yaitu Memberikan Arahan Melalui Rapat Koordinasi, Mengadakan Musyawarah Rencana Pembangunan (MUSRENBANG) Serta Mengadakan rapat triwulan per tiga bulan. Namun di satu sisi camat belum melakukan pemantauan secara berkala (observasi) Serta penyelarasan Disiplin Pegawai dan Komponen yang terlibat dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab ke-4 maka peneliti mengambil kesimpulan bahwa koordinasi camat dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat masih belum optimal karena dari 5 dimensi belum seluruh nya tercapai dan masih terdapat hambatan mengenai pemahaman dan adat istiadat yang berbeda dengan masyarakat tetapi pihak kecamatan terus berupaya untuk mengatasi hambatan tersebut dengan cara memanfaatkan teknologi sebagai langkah meningkatkan komunikasi dengan masyarakat dan terus memberikan pendekatan pendekatan kepada tokoh masyarakat setempat.
Kata Kunci : Koordinasi, Pemberdayaan Masyarakat
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Political and Social Sciences > HA Communication Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Publik |
| Depositing User: | Unnamed user with username fisip |
| Date Deposited: | 12 Aug 2025 07:15 |
| Last Modified: | 12 Aug 2025 07:15 |
| URI: | https://eprints.ugj.ac.id/id/eprint/1494 |
