KOMUNIKASI PEMASARAN MELALUI WORD OF MOUTH PADA STORE MS GLOW DI KOTA INDRAMAYU
Tarisa Nur Rahmadini, 119100142 (2023) KOMUNIKASI PEMASARAN MELALUI WORD OF MOUTH PADA STORE MS GLOW DI KOTA INDRAMAYU. Other thesis, universitas swadaya gunung jati.
1. COVER.docx
Download (59kB)
5. BAB I.docx
Download (30kB)
6. BAB II.docx
Download (64kB)
7. BAB III.docx
Download (174kB)
Abstract
Pada era modern saat ini, kosmetik dijadikan sebagai salah satu penunjang penampilan yang sudah menjadi kebutuhan primer bagi banyak kalangan. Karakteristik pasar kosmetik yang sangat kompetitif menuntut store Ms Glow di kota Indramayu untuk melakukan pemasaran yang tepat. Salah satu pemasaran yang dapat digunakan adalah word of mouth (WOM) atau istilah khas Indonesia, mulut ke mulut. Fenomena word of mouth telah berkembang lama dalam kehidupan masyarakat dengan istilah “gethok tular”. Adapun rumusan penelitian ini, yaitu : Bagaimana proses komunikasi pemasaran melalui word of mouth pada store Ms Glow di kota Indramayu, apa saja faktor penghambat komunikasi pemasaran melalui word of mouth pada store Ms Glow di kota Indramayu, dan bagaimana upaya dalam faktor penghambat komunikasi pemasaran melalui word of mouth pada store Ms Glow di kota Indramayu. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa 1). Proses komunikasi pemasaran melalui word of mouth pada store Ms Glow di kota Indramayu, mengacu pada teori lima dimensi word of mouth oleh Sernovitz yaitu pembicara (talkers), topik (topics), alat (tools), partisipasi (talking part), dan pengawasan (tracking). 2). Faktor penghambat komunikasi pemasaran melalui word of mouth pada store Ms Glow di kota Indramayu adalah pada dimensi pengawasan (tracking) karena adanya respon negative dari konsumen yang menimbulkan adanya word of mouth negative berupa issue produk palsu, persaingan harga khususnya di aplikasi tiktok dan market place shopee menjual dibawah harga pusat, dan adanya produk yang kurang diminati karena tidak viral sehingga konsumen kurang mengetahui adanya produk tersebut. 3). Upaya dalam faktor penghambat komunikasi pemasaran melalui word of mouth pada store Ms Glow di kota Indramayu, yaitu dengan membuktikan bahwa store Ms Glow di kota Indramayu sudah mempunyai sertifikat izin usaha, sertifikat agent, adanya keterangan BPOM dan barcode pada produk sehingga produk yang mereka jual itu asli, menurunkan profit produk dan mengadakan diskon pada produk, dan yang terakhir dengan menjadikan produk yang tidak viral sebagai free gift juga menjelaskan secara detail mengenai produk tersebut ke konsumen.
Kata Kunci : Komunikasi Pemasaran, Word Of Mouth, Store Ms Glow
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Political and Social Sciences > HA Communication Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Publik |
| Depositing User: | Unnamed user with username fisip |
| Date Deposited: | 12 Aug 2025 07:59 |
| Last Modified: | 12 Aug 2025 07:59 |
| URI: | https://eprints.ugj.ac.id/id/eprint/1504 |
